A limit that locks you out after a few honest typos is worse than no limit at all. Tenang's rate limits are tuned around one question: would a real person, typing by hand, ever actually hit this? Batas yang mengunci akses hanya karena beberapa kali salah ketik yang wajar justru lebih buruk daripada tidak ada batas sama sekali. Batas kecepatan di Tenang disusun berdasarkan satu pertanyaan: apakah orang sungguhan, yang mengetik dengan tangannya sendiri, akan benar-benar kena batas ini?
Six tries, then a short pause Enam kali percobaan, lalu jeda singkat
Unlocking the app allows 6 attempts within 10 minutes before a 2-minute lockout. Someone who mistyped their passphrase a few times in a row gets through without noticing anything. Something hammering guesses in a loop does not. Membuka aplikasi mengizinkan 6 kali percobaan dalam 10 menit sebelum terkunci selama 2 menit. Orang yang salah ketik passphrase-nya beberapa kali berturut-turut tetap bisa masuk tanpa menyadari apa pun. Sesuatu yang menebak berulang-ulang dalam loop tidak akan bisa.
Two layers on sign-in, not one Dua lapis di proses masuk, bukan satu
Sign-in allows 8 attempts per email address within 15 minutes, and separately caps a single device at 30 sign-in attempts an hour total. The device-wide layer exists specifically to catch someone trying many different email addresses from one device — not just someone retrying their own. Proses masuk mengizinkan 8 kali percobaan per alamat email dalam 15 menit, dan secara terpisah membatasi satu perangkat sampai 30 kali percobaan masuk per jam secara total. Lapisan yang berlaku untuk seluruh perangkat ini ada khusus untuk menangkap seseorang yang mencoba banyak alamat email berbeda dari satu perangkat — bukan sekadar seseorang yang mengulang percobaannya sendiri.
This layer isn't the real wall Lapisan ini bukan tembok yang sesungguhnya
These limits live only in the app's memory on your device — they reset if the app restarts, and they can't stop someone running their own client instead of the real app. That's by design: the actual security boundary is enforced server-side. This layer exists to cut off casual abuse and spam before a network round-trip is even needed, not to be the last line of defense. Batas-batas ini hanya ada di memori aplikasi pada perangkatmu — akan direset kalau aplikasinya dimulai ulang, dan tidak bisa menghentikan seseorang yang menjalankan klien buatannya sendiri, bukan aplikasi yang sebenarnya. Itu memang disengaja: batas keamanan yang sesungguhnya diberlakukan di sisi server. Lapisan ini ada untuk memotong penyalahgunaan ringan dan spam sebelum sempat terjadi bolak-balik ke jaringan, bukan untuk menjadi garis pertahanan terakhir.